Newest Post
// Posted by :Unknown
// On :Sabtu, 06 September 2014
Lambang dan warna klub
Lambang Manchester United dari tahun 1960-an
hingga 1973
Ketika nama tim masih Newton Heath, seragam
tim berwarna hijau-kuning. Pada tahun 1902, sehubungan dengan pergantian nama
menjadi Manchester United, klub mengganti warna seragam mereka menjadi merah
(kaos), putih (celana), dan hitam (kaos kaki), yang menjadi standar seragam MU
sampai saat ini. Pengecualian ketika tim bertanding di Final Piala FA tahun
1909 melawan Bristol City, kaos berwarna putih berkerah merah
berbentuk V. Desain seragam ini kembali digunakan saat 1920-an ketika seragam
tim berwarna merah-merah.
Kostum tandang biasanya adalah kaos putih, celana
hitam, dan kaos kaki putih, tetap warna lain juga pernah digunakan, termasuk
kaos biru bergaris putih yang digunakan dari tahun 1903 sampai 1916, hitam seluruhnya
pada 1994 dan 2003 dan kaos biru dengan garis horisontal perak pada tahun 2000.
Satu yang paling terkenal, hanya dipakai sebentar, kostum tandang United yang
berwarna keseluruhan abu-abu dipakai pada musim 1995–96. Kostum ini tidak
digunakan lagi saat MU kalah pada pertandingan pertama pemakaian kostum ini.
Pada babak pertama, MU kalah 3-0 dari Southhampton, mereka mengganti seragam
yang mereka kenakan menjadi seragam ketiga mereka yang berwarna biru-putih,
tetapi pada akhirnya kalah 3–1. Seragam abu-abu tidak pernah lagi digunakan
akibat hasil buruk yang mereka dapat pada pertandingan pertama dengan seragam
abu-abu itu.[36][37]
Seragam tandang MU yang terkenal lainnya adalah kaos putih dengan lengan hitam
dan garis emas-hitam. Seragam ini adalah seragam terakhir yang didesain Umbro sebelum MU memilih produsen Nike, dan
memperingati 100 tahun pergantian nama dari Newton Heath F.C menjadi Manchester
United.
Kostum ketiga United berwarna biru, yang
dikenakan pemain saat memenangkan Piala Champions 1968. Pengecualian, kostum
kuning terang yang digunakan pada awal 1970-an, seragam biru bergaris putih
yang dipakai 1996, dan kaos putih bergaris merah-hitam yang dipakai pada 2004.
United juga menggunakan kostum ketiga untuk latihan. United mengadopsi warna
kostum hitam keseluruhan pada musim 1998–99 dan kaos biru tua dengan pinggiran
marun pada tahun 2001 untuk bertanding melawan Southampton dan PSV Eindhoven.
Lambang Manchester United telah diganti beberapa
kali, tetapi perubahan yang dilakukan tidak terlalu signifikan. Setan yang
terletak di tengah lambang merupakan akar dari julukan "Setan Merah"
(The Red Devils), yang muncul di era 1960-an setelah Matt Busby
mendengar itu dari fans tim rugbi Salford.[38]
Pada akhir 60-an, lambang setan telah mulai untuk dimasukkan pada brosur
program dan syal klub, hingga akhirnya dimasukkan ke dalam lambang klub dengan
memegang trisula. Di 1998, logo kembali didesain ulang, kali ini menghilangkan
tulisan "Football Club".[39]
Perubahan ini bertentangan dengan pendapat suporter, yang memandang bahwa MU
semakin menjauhi akar sepak bola dan perubahan ini hanya untuk kepentingan
bisnis semata.